Categories
Pendidikan

Manfaat Bekicot

Manfaat Bekicot

A. Komposisi Bekicot

Bagian tubuh bekicot terdiri atas rumah (cangkang), daging atau kaki dan isi perut. Rumah bekicot berfungsi untuk melindungi tubuh dari penguapan. Daging bekicot merupakan bagian yang bisa dikonsumsi. Sedangkan isi perut bekicot meliputi seluruh saluran pencernaan yang terdiri dari mulut, rongga mulut, tenggorokan, tembolok, lambung, usus dan dubur serta alat-alat tubuh lainnya seperti jantung, hati, limpa, ginjal dan sebagainya.

Komposisi kimia tepung kaki dan perut bekicot rebus (%):
Protein Kasar: 57,08; Lemak: 3,34; Serat Kasar: 2,05; Abu: 13,88; Kalsium: 1,58; Fosfor: 1,48

Komposisi kimia tepung kaki dan perut bekicot mentah (%):
Protein Kasar: 46,03; Lemak: 7,62; Serat Kasar: 2,28; Abu: 11,14; Kalsium: 3,62; Fosfor: 1,61

Kandungan kalsium seluruh bagian yang lunak dari bekicot berkisar antara 1-8%, tergantung kepada derajat pembersihan rumahnya. Di samping itu adanya telur yang terdapat di dalam perut bekicot akan turut mempengaruhi kandungan kalsium tersebut. Bekicot sangat kaya akan protein. Kadar proteinnya berkisar antara 50 – 60%.

 

B. Asam Amino Daging Bekicot

Dari hasil penelitian, ternyata daging bekicot mengandung asam amino yang sangat diperlukan tubuh. Kandungan asam amino pada bekicot tersebut adalah sebagai berikut:

(Dalam g/100g berat kering)
Asam Amino Esensial :
Isoleusin: 2,64; Leusin: 4,62; Lisin: 4,35; Metionin 1,00; Sistin: 0,60; Fenilalanin: 2,62; Tirosin: 2,44; Treonin: 2,76; Valin: 3,07 .

Bukan Asam Amino Esensial :
Arginin: 4,88; Histidin: 1,43; Alanin: 3,31; Asam aspartat: 5,98; Asam glutamat: 8,16; Glisin: 3,82; Prolin: 2,79; Serin: 2,96.

Dari data di atas ternyata daging bekicot mengandung asam amino lebih tinggi dibanding dengan telur, terutama asam amino esensial (pembatas), seperti Isoleusin, Leusin, Lisin, Metionin, Sitin, Treonin, Triptofan dan Valin. Sifat ini menguntungkan sekali mengingat asam amino pembatas merupakan penentu dari protein yang dapat dimanfaatkan tubuh. Artinya, asam amino dari protein konsumsi yang telah terurai di dalam tubuh akan diserap sebanyak asam amino esensial yang paling rendah.

Dengan demikian pemanfaatan daging bekicot dalam menu sehari-hari secara langsung telah menyumbang asam amino pembatas bagi bahan makanan lain. Lisin di dalam daging bekicot dapat mengatasi masalah keterbatasan Metionin, Triptofan, dan Lisin dalam bahan makanan pokok, seperti beras, jagung, dan sebagian besar jenis umbi-umbian.

Asam amino Sistin dan Tirosin yang terkandung dalam daging bekicot berfungsi untuk membantu sintesa Metionin dan Fenilalanin di dalam tubuh, sehingga dapat melengkapi kekurangan asam amino yang mengandung sulfur, yaitu Sitin dan Metionin pada konsumsi biji-bijian berlemak. Daging bekicot kaya akan vitamin B komplek, terutama vitamin B2. B komplek mempunyai fungsi cukup befarti dalam metabolisme karbohidrat, asam amino, dan asam lemak . Vitamin ini berperan pula dalam proses oksidasi dan reduksi intraseluler, membantu dehidrogenase, aktif dalam enzim asetilase, dan diduga berperan pula dalam penyusunan sel darah merah.

Perlu diingat dalam mengkonsumsi daging bekicot hendaknya bersamaan dengan sayuran atau buah-buahan. Maksudnya agar asam organik dari sayuran atau buah-buahan dapat meningkatkan penyerapan kalsium dari saluran pencernaan, mengingat daging bekicot mengandung mineral kalsium dan fosfor cukup tinggi.